Inspiratif, Tajam, Dinamis

"Debt Collector Brutal di Kuta: Dua Tersangka Diamankan, Salah Satu Positif Narkoba!"


Tanganmedia.Id, KUTA- Dua oknum debt collector diamankan Polresta Denpasar atas kasus pengerusakan dan pengeroyokan di Jalan Pantai Kuta, Badung, pada Rabu (25/3) dini hari. Insiden ini melibatkan korban, AY, yang mengalami luka-luka dan kerusakan mobil.


Menurut laporan polisi, insiden bermula ketika mobil korban diserempet oleh mobil taxi di pertokoan Kuta Square. Korban kemudian melanjutkan perjalanan, namun dihalangi oleh mobil taxi di depan Hotel Pullman, Jalan Pantai Kuta. Sekelompok orang kemudian melakukan pengerusakan mobil korban dengan kunci roda, batu, dan helm, serta melakukan pengeroyokan terhadap korban.


"Pelaku, LG alias ARIF dan ON als MESAK, diamankan setelah melakukan pengerusakan mobil korban dan pengeroyokan," kata Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, SH, MH. Hasil tes urin salah satu pelaku, ARIF, positif, mengandung AMP dan METH, yang menunjukkan bahwa pelaku diduga berada di bawah pengaruh narkoba saat beraksi.


Polresta Denpasar masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang melarikan diri. "Kami akan menindak tegas pelaku yang terlibat dalam insiden ini, tanpa pandang bulu," tegas Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.


Insiden ini kembali menyoroti masalah keamanan di kawasan wisata Kuta dan pentingnya penegakan hukum terhadap tindakan premanisme. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkasikan kejadian serupa kepada pihak berwajib.


PT. PPJ, perusahaan yang menaungi oknum debt collector ini, harus bertanggung jawab dan tidak boleh lepas dari tanggung jawab moral dan hukum. Perusahaan harus lebih mengawasi dan mengontrol, tindakan anggotanya agar tidak terjadi lagi insiden serupa di masa depan.


Selain itu, perusahaan juga diharapkan untuk mengambil tindakan tegas terhadap oknum debt collector yang terlibat dalam insiden ini, agar tidak berdampak pada reputasi perusahaan lain di Bali.



sy. 

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close